Rabu, 13 Januari 2010

pilih dunia mu!!

mana yang akan kamu pilih sebagai dunia pengisi hari-harimu.
tak ada hal yang tak mungkin kita minati di dunia ini.
sebut saja hobi menjadi tujuan kau kedepan nanti.
tentukan apa yang kau senangi dan kau benci.
aku beri contoh :
aku pilih musik sebagai hobi.
kemudian selipkan pertanyaan"mau level berapa ?"
level I : komposer,produser,mayor label
level II : musisi / entertaint
level III : pengamen cafe / festival
tujuan me-levelkan itu adalah mendapatkan prioritas yang nantinya akan kita jadikan sebagai visi dan misi.
kita ambil contoh lain,misal hobi manghitung.
level I : akuntan,teller bank,ilmuwan.
level II : kasir,guru matematika.
level III : bendahara kas sekolah dan masyarakat.
nah,seperti itu perlu kita tanamkan sejak dini agar kita tahu langkah yang akan kita ambil berikutnya dan alternative-alternative yang dapat kita pilih menuju pencapaian dunia kita.
jika kamu telah memilih level langkah berikut adalah memilih sekolah atau instansi yang dapat menjadi injakan atau tolak ukur kita dalam berkembang.
aku pilih musik level satu alternativenya aku sekolah PT musik seperti di ISSI atau bila hal tersebut tidak memungkinkan aku dapat memilih di PT Umum dan mengikuti UKM Musik di PT tersebut.
apabila memilih level dua dapat ditempuh mengikuti kursus yang mengkhususkan pencapaian level tersebut misalnya yang banyak kita temui bagi perwujudan seorang model dia sekolah nonformal Modelling.Tapi akan lebih cepat jika memilih sekolah formal fakultas seni musik.
tapi di level tiga-lah yang sering kita temui diberbagai kalangan pelajar kota Jogjakarta.
dengan nge-jam bareng dan membentuk band dapat menampilkan sebuah penampilan bermusik di muka umum tanpa membutuhkan banyak biaya untuk sekolah terlebih dahulu karena banyak bermunculan musisi otodidak yang lebih kreative dalam menuangkan ide-idenya.
aku lebih interest ke musik yang dibentuk karena adanya inovasi tersendiri dari personal kita.
karena menanamkan rasa cinta terhadap musik dari diri sendiri akan lebih terasa karena membentuknya dimulai dari awal dan dari 0.
membentuk sebuah band = menyatukan sebuah komitmen dari berbagai kepala yang isinya juga tentu tak sebanding.
porsi ego,emosional,perasaan,pemikiran,dan inovatif personal selalu berbeda-beda.
disinilah rasio dan ego disatukan dan membentuk sebuah visi dan misi.
awal sebuah perjuangan yang seharusnya ada dalam benak masing-masing dan harus ditanam jauh di pikiran,karena hidup adalah perjuangan dan dimana dimulai awal perjuangan disitu muncul segudang masalah yang sebenarnya datang untuk mendewasakan kita,mengajari kita dalam menempuh dunia kita dengan penuh perhitungan karena hidup itu selalu di lingkupi hal-hal yang berbau pilihan.
karena kita memulai dari 0 maka kita harus berani menginjak 1,setelah mencapai 1 kita herus melewatinya agar bisa menuju ke 2,dan begitu seterusnya.
begitu menyenagkan bukan dunia kita.
bagai menyusun narasi yang akhirnya kita terbitkan sebagai buah dari pengalaman yang dapat kita jadikan sebuah pelajaran yang menjadi guru besar kita untuk ke depannya.
so nice try !! =))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar