Selasa, 12 Januari 2010

coba renungkan?

Ada kalanya kita merasakan apa yang telah kita perjuangkan dengan keras selama ini yang sering kita sebut kebahagiaan.Karena satu-satunya motif hidup di dunia ini hanyalah mencari kebahagiaan semata.Tapi apakah kita mengetahui dengan sangat cermat apa sebenarnya arti dari kebahagiaan itu sendiri.Kadang orang demi mendapatkan suatu kebahagiaan ia rela berbuat hal yang merugikan orang lain,rela mengambil hak orang lain demi itu karena hanya itu yang dapat dilakukan.Kadang yang kita lihat sebagai teman itu merupakan lawan kita , terkadang pula lawan yang selalu kita hindari justru adalh kawan yang sebenarnya kita butuhkan.Hidup bukanlah semudah seperti membalikkan telapak tangan.Karena hal yang sering membuat kita enggan hidup adalah masalah.Yang selalu kita hindari dan pecahkan padahal dia adlah teman hidup kita.Tanpa masalah kita tak akan tahu apa arti dari sebuah kehidupa,kita tak dapat mengambil hikmah di balik peristiwa.
Jika kamu berani bermimpi,maka kamu harus berani terbangun.Jangan anggap enak bermimpi karena ketika kita bermimpi seluruh daya dan pikiran kita dikendalikan oleh otak tak sadar kita.Disitulah kita mendapat sugesti karena motorik kita bekerja tanpa bantuan otak sadar.
Sebenarnya hal yang mudah dalam mengambil keputusan jika kita tau itu benar dan tepat.Tapi bagaimana jika kita menemukan diantara dua pilihan?Hanya pasrah dan doa yang dapat membantu tapi jika sudah kita lakukan semua itu tapi hasil masih nol?Mudah saja,,kembali pada rasio dan nurani.Kamu baynagkan dan pikirkan apa yang kamu inginkan dan itu yang menjadi tolak ukur dalam kita mengambil keputusan.
Memecahkan teka-teki itulah tantangan hidup.Karena di dunia ini lebih banyak hal tang tersirat daripada yang tersurat.Menelaah makna-makna dan isyarat yang ada adalah proses kita memahami sesuatu gejala alam.Jangan takut salah jika kamu sudah mengemukakan pendapat karena semua yang tertuang itu merupakan hasil dari buah pikiranmu.Mencoba lebih baik daripada bersembunyi dalam rasa penasaran karena saat mencoba jika kita menemui kesalahan disitulah kita menemui apa yang dimaksud pembelajaran dan berharap tak kan terulang kembali.
-rugz’psi-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar